"Aku yakin Max yang terbaik buat kamu. I love you," katanya pelan sambil tersenyum tipis, la mengusap kepalaku dan mengecup bibirku lembut. Kecupan yang baru kusadari sangat kurindukan. Saat itu juga, Kiev langsung melepaskan genggamannya dan berjalan meninggalkanku. Aku sebenarnya ingin sekali mengejar Kiev, namun kurasa kakiku masih belum bisa berjalan. Keira tahu betul, memiliki kekasih s…