Masih mengenakan sepatu, Yuni dimasukan ke dalam kamar mandi. Mama mengguyur tubuh Yuni berkali-kali ditimpali dengan omelan yang tak henti-henti. Tiba-tiba saja telinga Yuni terasa tertutup sesuatu. Yuni tak bisa mendengar ucapan mama. Hanya sayup angin dan deburan air yang menerpa tubuhnya. Pertahanan Yuni mulai goyah, kaki tak kuasa lagi menopang tubuh. Yuni bersandar pada dinding kamar mand…