Text
Jejak Perayaan Luka
Bagaiman caranya lupa, padahal di hati dia punya tempat istimewa?
Bagaimana bisa lapang menerima, bila lara itu pedih menganga?
Tiga duka, tiga cerita, tiga karya. Sebuah jejak perayaan luka, seni berteriak tanpa kata, menjerit tanpa suara, dan menangis tanpa air mata.
Ini kisah berdamai lewat tarian pena, berpesta di bawah rintik hujan aksara. Tidak mengajak untuk lupa, tapi bertatih temukan pertama dalam lautan air mata.
Tidak tersedia versi lain