Text
KKN di Desa Penari
Akses terbatas - hanya untuk guru, tendik, dan orang tua
___
Saat motor melaju kencang menembus hutan, Widya mendengar tabuhan gamelan. Suaranya mendayu-dayu dan terasa semakin dekat. Tiba-tiba Widya melihat sesosok manusia tengah menelungkup seakan memasang pose menari. Ia berlenggak-lenggok mengikuti irama musik gamelan yang ditabuh cepat.
Siapa yang menari di malam gulita seperti ini?
Tiga puluh menit berlalu, dan atap rumah terlihat samar-samar dengan cahaya yang meski temaram bisa dilihat jelas oleh mata.
"Mbak.. kita sudah sampai di desa."
___
Dari kisah yang menggemparkan dunia maya, KKN di Desa Penari kini diceritakan lewat lembar tulisan yang lebih rinci. Menuturkan kisah WIdya, Nur, dan kawan-kawan serta bagian-bagian yang belum pernah dibagikan di mana pun sebelumnya.
Tidak tersedia versi lain