Text
Ny. Lie Tjian Tjoen: mendahului sang waktu
Djangan, Tju, djangan ditulis lagi tentang diri saja, nanti orang anggap, saja sombong dan hanja mau gedekan diri!
Bagi Ny. Lie Tjian Tjoen, pengabdian tak perlu dipamer-kan kepada banyak orang. Dalam diam dia berkarya. Begitulah gambaran singkat sosok perempuan yang terlahir dengan nama Auw Tjoei Lan. la adalah pejuang. kemanusiaan yang menegakkan harga diri seorang manusia dengan melayani manusia-manusia yang se-ringkali disingkirkan oleh manusia lain.
Karyanya dimulai dengan memberikan pertolongan bagi para perempuan Tionghoa yang didatangkan ke Batavia untuk dija-dikan pelacur. Dia juga menyelamatkan bayi-bayi yang dibuang dan anak-anak terlantar. Untuk menolong mereka, Ny. Lie mem-bangun Roemah Piatoe Ati Soetji pada tahun 1914.
Buku ini hadir dalam rangka memperingati 100 tahun Panti Asuhan Hati Suci. Dalam dunia sekarang yang penuh pencitraan, kita pantas bersyukur dengan kehadiran sosok yang memberi keteladanan tentang pengabdian dalam diam. Sampai saat ini, karya Ny. Lie lewat Hati Suci mewarnai perjalanan kemanusiaan bangsa Indonesia.
Tidak tersedia versi lain