Text
Ketika Allah Meratap = When God Weeps
Ketika kita dilanda penderitaan, pertanyaan-pertanyaan seperti ini tiba-tiba menuntut jawaban. Menurut perspektif kita, penderitaan itu tidak masuk akal, terutama jika kita percaya kepada Allah yang pengasih dan adil.
Setelah lebih dari tiga puluh tahun hidup di kursi roda, pengalaman intim Joni Eareckson Tada dengan penderitaan memberinya pemahaman khusus tentang maksud Allah membiarkan kita menderita. Dalam buku "Ketika Allah Meratap", ia dan teman seumur hidupnya, Steven Estes, tidak sembarangan dalam menggali jawaban yang tidak kita temukan di saat kita paling membutuhkannya. Dengan ketegasan serta belas kasih, mereka mengungkapkan Allah yang cukup besar untuk memahami penderitaan kita, cukup bijaksana untuk membiarkannya terjadi - dan cukup berkuasa untuk menggunakannya demi kebaikan yang lebih besar ketimbang yang dapat kita bayangkan.
Tidak tersedia versi lain