PERPUSTAKAAN SMP BUDI UTAMA

Jl. Wijaya Kusuma Belakang TVRI No.150, Kutu Dukuh, Sinduadi, Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55284

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}

Karya Resensi Terbaik 3 - IX


 

Identitas Buku:

Judul Buku                : The Song of Achilles

Penulis                      : Madeline Miller

Penerbit                     : HarperCollins

Tahun Terbit             : 2011

Jumlah Halaman     : 369

 

Sinopsis Isi Buku:

The Song of Achilles diceritakan dari sudut pandang Patroclus. Patroclus berhidup bersama ayahnya, sebuah raja yang kecewa dengan kehidupan Patroclus yang biasa saja. Saat Patroclus berusia sembilan tahun, ayahnya membawanya ke Sparta dan di sana Patroclus terpaksa oleh ayahnya untuk mengajukan diri sebagai pelamar Helen. Helen memilih suaminya, Menelaus, dari antara para pelamar. Agar tidak ada perang, para pria lainnya bersumpah untuk membela pilihannya dan membantunya jika perlu bantuan.

Setelah Patroclus tidak sengaja membunuh seorang anak bangsawan, ayah Patroclus mengasingkannya ke Phthia dimana dia berteman dengan putra Raja Peleus, Achilles. Awalnya, Patroclus menolak berteman dengan Achilles, tetapi akhirnya keduanya menjadi teman dekat. Patroclus menjadi saudara seperjuangan Achilles yang bersumpah setia kepadanya dengan darah dan cinta. Patroclus mengikuti Achilles ke Gunung Pelion dan dilatih oleh centaur Chiron. Ibu Achilles, bidadari laut Thetis, mengungkapkan kebenciannya terhadap kedekatan Achilles dan Patroclus, dan membenci Patroclus yang mengikuti Achilles ke Gunung Pelion.

Patroclus dan Achilles akhirnya dipanggil kembali ke Phthia, di mana mereka diberi tahu bahwa Paris dari Troy telah menculik Helen dari Sparta. Patroclus mengingat sumpah yang diambilnya sebagai seorang anak untuk membela Menelaus dan Helen, dan Patroclus khawatir bahwa dia akan ditarik ke dalam perang. Ada ramalan yang mengatakan perang melawan Troy adalah tempat Achilles akan membuat namanya terkenal dan menjadi seperti dewa, tetapi dia juga akan mati dalam perang setelah Hector dari Trojan meninggal. Pada awalnya Achilles menolak untuk bergabung dalam perangnya, dengan Thetis bahkan menyembunyikannya di pulau Scyros bersama Raja Lycomedes.

Di Scyros, Achilles menyamar sebagai seorang gadis untuk menghindari perang. Putri Lycomedes, Deidameia, menemukan penyamaran Achilles dan diam-diam menikahinya, memiliki seorang anak bernama Pyrrhus. Ketika Odysseus dan Diomedes datang ke Scyros dan mengungkapkan identitas asli Achilles, mereka berhasil meyakinkannya untuk pergi ke Troy. Patroclus mengikutinya, mengetahui bahwa Achilles adalah teman sejatinya dan dia lebih mending mati daripada dipisahkan dengannya.

Achilles dan Patroclus bergabung dengan pasukan Yunani, dipimpin oleh Agamemnon, dan berperang melawan pasukan Troya di Troy. Achilles memenangkan beberapa pertarungan dengan mudah, menunjukkan kekuatannya. Ketika pasukan Yunani menyerang pasukan Troya, Achilles mengambil seorang gadis muda bernama Briseis dari perampasan, mencoba menyelamatkannya dari Agamemnon. Patroclus dan Briseis dengan cepat menjadi sahabat yang sangat dekat.

Saat Agamemnon menyinggung para dewa dengan menolak mengembalikan putri seorang pendeta, para dewa mengirimkan sebuah wabah penyakit pada orang-orang Yunani. Achilles mencoba memberi tahu orang-orang Yunani bahwa penyebab wabah tersebut adalah penolakan Agamemnon untuk mengembalikan gadis itu, tetapi Agamemnon membalasnya dengan mengambil Briseis dari Achilles dan mempermalukannya di depan orang-orang lainnya. Akibatnya, Achilles menolak untuk berperang bersama pasukannya Agamemnon karena merasa diri sendiri lebih kuat.

Ketika orang-orang Yunani kemudian kalah dalam banyak pertempuran dan banyak prajurit gugur, Patroclus menggunakan baju perangnya Achilles dan menggantikannya dalam perang. Patroclus membunuh salah satu prajurit Troya terkuat, tetapi tidak lama kemudian dibunuh oleh Hector. Achilles, yang penuh dengan kesedihan, kembali berperang setelah kematian Patroclus dan akhirnya membunuh Hector. Suatu malam, Raja Priam dari Troy mengunjungi Achilles dan memohon padanya untuk menyerahkan jenazahnya Hector agar dia dapat diberi pemakamkan dengan layak dan Achilles setuju.

Saat berlanjutnya perang, Achilles membunuh semakin banyak orang Troya yang terkemuka. Dia akhirnya dibunuh oleh Paris, putra Raja Priam yang menculik Helen, dengan memanah Achilles. Setelah itu, putra Achilles, Pyrrhus, ikut berperang. Pyrrhus menolak permintaan Achilles sebelum dibunuh tentang abu-abunya dikuburkan dengan abu-abu Patroclus, tetapi Thetis yang awalnya membenci Patroclus, ingin menghormati keinginan terakhirnya Achilles dan mengatur pemakaman bersama mereka. Akhirnya, Patroclus melihat makamnya dia dan Achilles, dan bertemu kembali dengan Achilles di dunia bawah.

 

Analisis Unsur Intrinsik: 

Tema dari The Song of Achilles adalah kekuatan cinta dan kesetiaan, konflik antara takdir dan pemilihan bebas, serta kehormatan dibanding kemuliaan. Latarnya berada di Yunani kuna saat zaman pahlawan. Fokusnya pada masa perang antara Troy dan Yunani yang disebut Perang Troya.

The Song of Achilles tidak terlalu memiliki sebuah antagonis yang pasti, tetapi yang paling dilihat sebagai tokoh jahat adalah ibu Achilles, sebuah dewa yang benci dengan Patroclus pada awal buku, Agamemnon yang mengambil Briseis dari Achilles dan memalukannya, Hector yang membunuh Patroclus, dan Paris yang menculik Helen dari Sparta dan akhirnya membunuh Achilles. Tetapi, pada akhirnya semua tokoh memiliki sisi mereka sendiri dan tidak ada yang sebenarnya jahat pada cerita tersebut. Tokoh protagonis pada ceritanya adalah Achilles dan Patroclus yang merupakan karakter utama cerita. Meskipun mereka ada banyak kesalahan, mereka tetap dilihat sebagai tokoh yang baik.

Alur cerita The Song of Achilles merupakan sebuah alur yang terus maju dan beberapa kali melihat ke masa lalu juga. Amanat dari cerita ini adalah tingginya biaya ketenaran dan kebanggaan, pentingya empati sebagai bentuk kekuatan, dan bahwa identitas dibentuk oleh pilihan seseorang dan bukan hak asasi mereka.

 

Kelebihan dan Kelemahan Isi Buku: 

Kelebihan dari buku ini adalah cerita dan amanat yang sangat baik dan menarik untuk dibaca. Ceritanya yang kompleks dapat menjadi sesuatu yang enak dibaca untuk beberapa orang. Buku ini menceritakan kebali peristiwa Yunani yang dapat digunakan sebagai bahan pelajaran, meskipun memiliki beberapa perbedaan dari cerita aslinya, The Iliad. Cerita menariknyua bahkan memenangkan beberapa penghargaan dan sangat dibanggakan komunitas pembaca.

Kelemahan dari buku ini adalah bahasanya yang mungkin susah dimengerti oleh anak-anak. Buku ini awalnya ditulis dengan Bahasa Inggris, jadi jika dibaca dapat susah diartikan oleh beberapa orang. Jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, juga dapat membuatnya lebih susah dibaca dengan terjemahan yang mungkin kurang tepat. Cerita ini juga membahas beberapa hal seperti kematian dan perang yang dapat menyinggung bebearapa orang. Kompleksitas ceritanya, meskipun sangat menarik, dapat membuatnya susah dimengerti oleh beberapa orang. 

Secara keseluruhan, menurutku buku ini tetap enak untuk dibaca dan dapat menjadi hal yang menarik dan berbeda dari buku lain. Meskipun memiliki beberapa kelemahan, banyak juga kelebihan yang membuat bukunya sesuatu yang banyak disukai orang.

Oleh: Aurelia Valencia

PERPUSTAKAAN SMP BUDI UTAMA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan sebagai sumber informasi dan media pembelajaran bagi warga sekolah terutama siswa siswi SMP Budi Utama.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?