Setelah kepergianmu, tidak ada yang cukup mudah untuk dikatakan baik-baik saja. Menerima kehilangan bukanlah hal yang sederhana. Kamu yang biasa ada, kini tidak lagi tinggal dan menjadi teman di kala sepi menerpa. Meski di luar sana banyak yang terus membujukku untuk melupakan bayangan masa lalu, tetapi bisakah? Hanya itu pertanyaan yang selalu terngiang di kepalaku.
Pernahkah kamu mengalami hal-hal ini? Ketiduran setelah menyeduh mi instan di tengah malam, antrian panjang saat ingin mandi pagi hari, ditagih uang kos sama ibu kos yang lagi galak-galaknya, atau menemukan sisa-sisa receh demi kelangsungan hidup di kos an.
" Ada jodoh yang ditemukan lewat tatapan pertama. Ada persahabatan yang diawali lewat sapa hangat. Bagaimana jika takdir bersama ternyata, diawali dengan pertarungan mematikan? Lantas semua cerita berkelindan dengan, pengejaran demi pengejaran mencari jawaban? Pulang-pergi."
Para Ibu di Mongolia akan menyuruh anak-anak mereka untuk membuka telapak tangan dan menggigitnya ketika anak-anak mereka mulai mengamuk dan sulit diatur. Anak-anak pun akan mengikuti perintah ibunya dan berusaha menggigit telapak tangan mereka. Coba kamu ikut melakukannya juga. Gigitlah telapak tangan yang sudah kamu bentangkan selebar mungkin itu. Buku ini berisi cerita-cerita tentang keh…
Banyak orang percaya bahwa berbicara dan menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan dapat meredakan cemas dan kesedihan, sehingga tak sedikit orang ingin memelihara hewan. Di sudut Kota Tokyo, sebuah toko hewan peliharaan menawarkan cara unik kepada para pelanggannya: menyewakan kucing-kucing spesial yang selalu ditemani selimut kesayangan mereka, The Blanket Cats. Para penyewa yang datang,…
"Kau bukan Pukat si anak yang pintar.... kau lebih dari itu. kau Pukat si anak yang genius. Buku ini tentang Pukat, si anak paling pintar dalam keluarga. Masa kecilnya dipenuhi petualangan seru dan kejadian kocak, serta jangan lupakan pertengkaran kakak dan adik-adiknya. Tapi apakah dia mampu menjawab teka-teki hebat itu, apakah harta karun paling berharga di kampung mereka? Dari puluhan …
Badai kembali membungkus kampung kami. Kali ini aku mendongak, menatap jutaan tetes air hujan dengan riang. Inilah kami, Si Anak Badai. Tekad kami sebesar badai. TIdak pernah kenal kata menyerah. Buku ini tentang si Anak Badai yang tumbuh ditemani suara aliran sungai, riak permukaan muara, dan deru ombak lautan. Si Anak Badai yang penuh tekad dan keberanian mempertahankan apa yang menjadi m…
Kenapa Bapak dan Mamak sejak kecil selalu bilang, "Kau spesial, Burlian?" Itu cara terbaik bagi Bapak dan Mamak untuk menumbuhkan percaya diri dan keyakinan yang menjadi pegangan penting setiap kali kelak jika kau terbentur masalah, kau selalu spesial. Buku ini tentang Burlian, si anak keras kepala yang memiliki masa kecil spesial. Kelak dia akan mengelilingi dunia, menyaksikan betapa luasny…
Anak "Aku Eliana, si anak pemberani, anak sulung Bapak dan Mamak yang akan menjadi pembela kebenaran dan keadilan. Berdiri paling gagah di depan membela orang-orang lemah dan teraniaya. Buku ini tentang Eliana, si anak pemberani yang membela tanah, sungai, hutan, dan lembah kampung halamannya. Saat kerakusan dunia datang, Eliana bersama teman karibnya bahu-membahu melakukan perlawanan.…
"Karena kau bisa memahami bahwa pelangi tampak indah karena berwarna-warni. Begitu juga kehidupan kita, indah karena warna kulit yang berbeda, ukuran mata tak sama, bentuk rambut yang berlainan. Kau sungguh anak pelangi, Ras." Buku ini tentang Rasuna, yang tinggal di lingkungan sangat beragam, dengan segala permasalahannya. Masa anak-anak yang seru dan lucu, mulai dari sekolah. lapanga…