Tokoh di dalam buku ini, Almustafa, hendak kembali ke negerinya dengan menaiki sebuah kapal. Keberangkatannya tertunda oleh pertanyaan-pertanyaan tentang misteri kehidupan yang diajukan oleh penduduk kota. Wejangan-wejangan yang disampaikan oleh Almustafa bertujuan untuk menginspirasi dan mencerahkan siapa pun yang menyimaknya. Almustafa-yang dalam edisi bahasa Inggris berjudul The Prophet-a…
Dia dipuji sekaligus dicaci, dicintai sekaligus dibenci. Dialah Yesus sang Anak Manusia. Melalui buku ini, Kahlil Gibran mengajak kita mleihat sosok Yesus dari berbagai sudut pandang, melalui kesaksian orang-orang yang pernah bersinggungan dengannya-baik kawan maupun lawan. Gaya berceritanya yang unik mampu menciptakan sebuah pengalaman membaca yang kaya dan menyeluruh. Keunikan tersebut pun…
Kahlil Gibran nampak sebagai perpaduan yang indah antara Tagore, La Fontaine, Nietzsche, dan Sigmund Freud. (The Evening Transcript, 19 Maret 1927) Keindahan ekspresi dan kedalaman misteri yang terkandung dalam syair maupun parabel Mr. Gibran telah memenuhi standar tulisan kitab suci. (John Heynes Holmes, Menteri Urusan Gereja New York, dalam peluncuran buku Jesus the Son of Man, 1928)…
Dalam Sebelum Berangkat Sekolah, setiap bait puisi adalah cerminan tajam dan kritis dari kehidupan sekolah yang terkadang mengejutkan dan menggelitik. Melalui kecerdasan satir dan kepekaan naratifnya, membawa pembaca ke dalam dunia kritis di balik bangunan sekolah yang tampak biasa. Puisi-puisi ini menggambarkan dinamika ruang kelas, interaksi antara guru dan murid, murid dengan orangtua, hi…
Jika kau ingin melihat peri, di tengah malam pekat, Tutuplah dirimu dengan selimut, dan pejamkan matamu rapat rapat. Katakan "Akral Dafarraty!" dan bukalah mata kananmu, dan (jika kau adalah anak yang baik) sesosok peri akan melayang di dekatmu! Puisi Melihat Peri
A gaze so dreamy, that it captures my own. A whisper so soft, that it claims my soul. A heart so tender, that it breaks my fall. I've tasted these pieces of you, and now I desire you whole.