D ari penulis karya sastra pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2014 kategori prosa, Semua untuk Hindia, hadir kembali tiga belas cerita pendek berlatar kolonial. Dalam Teh dan Pengkhianat kita diajak bertamasya lagi ke masa silam: ketika awal mula sepeda dipakai kaum bumiputra di Hindia Belanda, sewaktu wabah cacar mengancam sementara sarana dan prasarana transportasi masih terbatas, saat globe…
Anton dan Angel menjadi yatim piatu karena kecelakaan yang membuat orang tua mereka meninggal, sejak saat itu mereka dirawat oleh Om Rudy yang kemudian menjadikan mereka pengamen di lampu merah. Dengan iming-iming mencarikan orang tua asuh, kedua kakak beradik itu kemudian bekerja setiap hari demi mencari uang tanpa pernah sadar kalau mereka sedang dimanfaatkan oleh om Rudy. Suatu hari, Ange…
Akses terbatas - hanya untuk guru, tendik, dan orang tua ___ Saat motor melaju kencang menembus hutan, Widya mendengar tabuhan gamelan. Suaranya mendayu-dayu dan terasa semakin dekat. Tiba-tiba Widya melihat sesosok manusia tengah menelungkup seakan memasang pose menari. Ia berlenggak-lenggok mengikuti irama musik gamelan yang ditabuh cepat. Siapa yang menari di malam gulita seperti ini? …
Akses terbatas - hanya untuk guru, tendik, dan orang tua. ___ Karier Trisa sebagai aktris dimulai dari nol, merayap perlahan hingga nyaris menyentuh titik seratus. Ya, nyaris karena semua tidak terjadi akibat skandal murahan yang dibuat Bian, si vokalis band yang namanya tengah surut. Efeknya, popularitas Tris menurun. Beberapa PH memutus kontrak sepihak, mengembalikan Trisa ke titik nol dala…
Akses terbatas - hanya untuk guru, tendik, dan orang tua. ___ "Perempuan Bali itu, Luh, perempuan yang tidak terbiasa mengeluarkan keluhan. Hanya dengan cara itu mereka sadar dan tahu bahwa mereka masih hidup, dan harus tetap hidup. Keringat mereka adalah api. Dari keringat itulah asap dapur bisa tetap terjaga. Mereka tidak hanya menyusui anak yang lahir dari tubuh mereka. Mereka pun menyusui…
Bagaiman caranya lupa, padahal di hati dia punya tempat istimewa? Bagaimana bisa lapang menerima, bila lara itu pedih menganga? Tiga duka, tiga cerita, tiga karya. Sebuah jejak perayaan luka, seni berteriak tanpa kata, menjerit tanpa suara, dan menangis tanpa air mata. Ini kisah berdamai lewat tarian pena, berpesta di bawah rintik hujan aksara. Tidak mengajak untuk lupa, tapi bertatih …
Setelah "musuh besar" kami lolos, dunia paralel dalam situasi genting. Hanya soal waktu, kapan pun pertempuran besar akan terjadi. Bagaimana jika ribuan petarung yang bisa menghilang, mengeluarkan petir, termasuk teknologi maju lainnya muncul di permukaan Bumi? Tidak ada yang bisa membayangkan kekacauan yang akan terjadi. Situasi menjadi lebih rumit lagi saat Ali, pada detik terakhir, melompat …
"Mungkin kamu takut makan, tapi makanan dan teman makan yang baik dapat menghangatkan jiwamu." Ketiga bersaudara Wuddan seakan kehilangan ikatan setelah mama mereka meninggal. Ketiganya tenggelam dalam pelarian akan penyesalan. Hingga saat Nessa, saudari mereka, jatuh sakit, Wendy dan Hansen dihadapkan pada dilema. Haruskah kembali ke kampung halaman dan menghadapi penyesalan mereka? Ada …
Untuk kamu yang sedang rapuh, Tolong jangan termakan omongan mereka. Ini penting! Mau mereka bicara jelek tentang fisikmu atau wajahmu atau suatu hal dalam dirimu, tolong jangan dengarkan. Kamu kurus, kamu gendut, kamu hitam, kamu putih, dan sebagainya, tolong jangan dimasukkan ke dalam hati. Untuk perempuan, kamu cantik. Untuk laki-laki, kamu hebat. Kamu yang mungkin memiliki kelainan fi…