Para Ibu di Mongolia akan menyuruh anak-anak mereka untuk membuka telapak tangan dan menggigitnya ketika anak-anak mereka mulai mengamuk dan sulit diatur. Anak-anak pun akan mengikuti perintah ibunya dan berusaha menggigit telapak tangan mereka. Coba kamu ikut melakukannya juga. Gigitlah telapak tangan yang sudah kamu bentangkan selebar mungkin itu. Buku ini berisi cerita-cerita tentang keh…
Rasa-rasanya, para pejabat sering salah sangka terhadap rakyat dan dirinya sendiri. Mereka menyangka bahwa mereka adalah atasan rakyat, sementara rakyat mereka kira bawahan. Mereka merasa tinggi dan rakyat itu rendah. Maka, mereka merasa sah dan tidak berdosa kalau memaksakan kehendak mereka atas rakyat. Mereka membuat peraturan untuk mengatur rakyat karena merasa merekalah yang berhak membuat …
Ini adalah sepenggal cerita kehidupan seorang gadis, 19 tahun, penderita down syndrome yang sekaligus tuna grahita. Dia harus terus belajar mengerjakan sesuatu. Usahanya perlu diapresiasi.
Itu adalah sedikit cerita tentangku, Nathan. Aku harus terus tumbuh dan melakukan yang terbaik yang aku bisa.
Misi: Sukses! adalah sebuah faksi-fakta yang disampaikan dengan gaya fiksi-tentang perjalanan hidup seorang anak yatim platu miskin yang berhasil menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Kisah sukses inspiratit OG Mandino ini, sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1986, telah memberikan harapan dan perspektif baru tentang kehidupan kepada jutaan pembacanya. Di dalamnya ada sebuah bingkisa…
Betty Julinar Sitorus merasa bak disambar petir ketika divonis dokter mengidap kanker pada tahun 2003. Tak kuasa membayangkan kesedihan yang bakal mengharu-biru seluruh keluarga, ia sempat lama merahasiakan kondisi kesehatannya pada suami dan anak-anak tercinta. Berbagai ikhtiar penyembuhan tetap dilakukan. Termasuk berobat ke Singapura, kota di mana ia harus merelakan kedua payudaranya dian…
Setelah kepergianmu, tidak ada yang cukup mudah untuk dikatakan baik-baik saja. Menerima kehilangan bukanlah hal yang sederhana. Kamu yang biasa ada, kini tidak lagi tinggal dan menjadi teman di kala sepi menerpa. Meski di luar sana banyak yang terus membujukku untuk melupakan bayangan masa lalu, tetapi bisakah? Hanya itu pertanyaan yang selalu terngiang di kepalaku.
Gimana sih mahasiswa ideal itu? Bisa ga ya aku jadi mahasiswa yang ga biasa-biasa aja? Wow, keren ya mba itu, kapan ya aku bias kaya dia? Aduh berat, gimana bisa aktif organisasi tapi akademis aman? Mana mungkin aktivis bisa prestatif? Sudahkah aku jadi mahasiswa ideal? Dan segudang pertanyaan yang lumrah berseliweran di benak para mahasiswa, terkhusus mahasiswa baru. Bukan mahasiswa bias…